Monday, July 16, 2012

Filsafat Firasat


Manusia telah lama memijakkan kaki pada dunia. Dari mulai ribuan tahun sebelum masehi, hingga ke periode klasik dan era pencerahan, hingga termin postmodern sekarang ini.Peristiwa-peristiwa terjadi beriringan dengan perpindahan waktu tersebut. Peristiwa yang dikatakan sebagai fenomena hingga tercatat dalam sejarah. Berkaitan dengan itu, keberadaan manusia di dunia juga telah menjadi fenomena. Fenomena ini kebanyakan menjadi subjek pertanyaan dalam filsafat klasik dan selain itu, penjelasan tentang keberadaan manusia juga diceritakan dalam ajaran agama. Terlepas dari kebenaran penjelasan-penjelasan tersebut, filsafat ataupun ajaran agama tidaklah berfungsi sebagai dasar pemikiran, melainkan tempat dimana manusia menaruh keyakinan tentang keberadaan di dunia.
            Filsafat dapat timbul ketika pertanyaan-pertanyaan yang mengacu kepada pencarian kebenaran muncul dalam benak para pemikir. Para pemikir tersebut disebut sebagai filsuf, yang berarti, seseorang yang orang yang mencari kebenaran. Dalam pendidikan Islam, filosofi terdiri dari kata philo (mencintai) sophia (hikmah, ilmu atau, kebijaksanaan). Jika disimpulkan maka filosofi itu bisa berarti mencintai ilmu atau kebijaksanaan. Dua makna tersebut berbeda dalam bunyi pengucapannya namun, dalam segi esensi keduanya memiliki inti yang sama yaitu mencari ilmu yang tidak pernah lepas dari pertanyaan dan pencarian kebenaran.